Contoh Proposal Skripsi Teknik Mesin-01: Analisis Performa Drone Pengangkut Barang dengan Hybrid Power System (Baterai + Fuel Cell): Biar Nggak Gampang Kehabisan ‘Bensin’ di Udara!
Landasan Teori
1. Perkembangan dan Aplikasi Drone
Penggunaan drone atau Unmanned Aerial Vehicles (UAV) telah meningkat pesat didorong kemajuan teknologi di bidang sensor, sistem kendali, komunikasi nirkabel, dan sumber tenaga.
Drone tidak lagi hanya untuk aplikasi militer, tetapi juga merambah sektor sipil dan komersial seperti pemetaan, fotografi udara, inspeksi infrastruktur, pertanian presisi, dan pengiriman barang (logistik).
Dalam logistik, drone berpotensi merevolusi pengiriman last-mile dengan keunggulan kecepatan, fleksibilitas menjangkau area sulit, potensi biaya operasional lebih rendah, dan pengurangan emisi untuk drone bertenaga listrik.
2. Tantangan Drone Konvensional (Baterai)
Tantangan utama drone untuk pengiriman barang adalah keterbatasan jangkauan dan waktu terbang.
Mayoritas drone komersial menggunakan baterai Lithium Polymer (LiPo) sebagai sumber tenaga utama.
Baterai LiPo memiliki densitas energi yang relatif tinggi, tetapi belum cukup untuk mendukung penerbangan jarak jauh dengan beban signifikan, sehingga drone sering perlu diisi ulang dan mengurangi efisiensi operasional.
3. Sistem Tenaga Hibrida (Baterai + Fuel Cell) sebagai Solusi
Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, sistem tenaga hibrida yang menggabungkan dua atau lebih sumber tenaga menjadi solusi menarik.
Kombinasi baterai dan fuel cell (khususnya PEMFC) adalah sistem tenaga hibrida yang menjanjikan untuk drone.
Baterai menyediakan daya tinggi untuk lepas landas, mendarat, dan manuver cepat, serta relatif ringan dan mudah diisi ulang.
Fuel cell menghasilkan listrik melalui reaksi elektrokimia antara hidrogen dan oksigen, memiliki densitas energi yang jauh lebih tinggi, menyediakan energi stabil dan tahan lama untuk penerbangan jelajah, serta hanya menghasilkan air sebagai produk sampingan sehingga ramah lingkungan.
4. Keunggulan Sistem Tenaga Hibrida untuk Drone Kargo
Penggabungan baterai dan fuel cell memungkinkan drone memiliki jangkauan yang lebih jauh, waktu terbang yang lebih lama, kemampuan membawa beban lebih berat, dan potensi pengisian ulang yang lebih cepat.
Landasan teori ini memberikan gambaran umum tentang perkembangan drone, tantangan penggunaan baterai, serta solusi yang ditawarkan oleh sistem tenaga hibrida baterai-fuel cell untuk aplikasi pengiriman barang.
Bab 1 Proposal Skripsi Teknik Mesin:
- Latar Belakang Masalah
- Rumusan Masalah
- Tujuan Penelitian
- Manfaat Penelitian
- Batasan Penelitian
- Metodologi Penelitian
- Sistematika Penulisan
Bab 2 Proposal Skripsi Teknik Mesin:
- Pengertian dan Definisi
- Teori yang Relevan
- Penelitian Terdahulu
- Kerangka Pemikiran
- Hipotesis
- Model Penelitian
Judul Proposal Skripsi Teknik Mesin lainnya:
Catatan:
Susunan dan Point tiap bab, mungkin berbeda tergantung kebijakan kampus masing-masing











