Contoh Proposal Skripsi Teknik Industri-01: Optimalisasi Rantai Pasok Sustainable Produk Fast Fashion dengan Pendekatan Circular Economy (Studi Kasus: PT. XYZ)
Landasan Teori
Industri Fast Fashion dan Dampaknya
Industri fast fashion dicirikan oleh siklus tren yang sangat cepat dan harga produk yang relatif murah, didorong oleh permintaan konsumen akan pakaian yang stylish dan up-to-date dengan harga terjangkau. Namun, model bisnis ini menimbulkan berbagai permasalahan serius terkait keberlanjutan.
Dampak lingkungan menjadi perhatian utama, karena produksi fast fashion mengkonsumsi sumber daya alam dalam jumlah besar (air dan energi), menghasilkan limbah cair berbahaya dari proses pewarnaan dan finishing tekstil, dan menyebabkan penumpukan limbah tekstil di TPA akibat umur pakai pakaian yang pendek. Limbah tekstil ini sulit terurai dan berkontribusi pada emisi gas rumah kaca.
Selain itu, terdapat dampak sosial yang signifikan, sering dikaitkan dengan kondisi kerja yang buruk, upah rendah, dan jam kerja panjang di negara berkembang tempat produksi utama dilakukan, serta isu hak asasi manusia dan keselamatan kerja. Secara ekonomi, model ini rentan terhadap fluktuasi biaya dan mendorong konsumsi berlebihan.
Perlunya Model Ekonomi Baru: Circular Economy
Model linear “ambil-buat-buang” yang dominan dalam fast fashion perlu diubah. Konsep circular economy menawarkan alternatif dengan tujuan meminimalkan limbah dan memaksimalkan penggunaan sumber daya, menjaga produk dan material dalam siklus penggunaan selama mungkin.
Prinsip-prinsip kunci circular economy meliputi:
- Reduce: Mengurangi penggunaan bahan baku.
- Reuse: Memperpanjang umur pakai produk dengan penggunaan kembali.
- Recycle: Mendaur ulang material menjadi bahan baku baru.
- Remanufacture: Memperbaiki dan memperbarui produk rusak.
- Refurbish: Memperbaiki dan meningkatkan kualitas produk bekas.
Penerapan circular economy dalam rantai pasok fast fashion dapat melibatkan strategi seperti penggunaan bahan baku ramah lingkungan, perancangan produk tahan lama, pengembangan model bisnis sewa atau berbagi, pembangunan sistem pengumpulan dan daur ulang pakaian bekas, dan penerapan teknologi produksi yang efisien.
Tantangan dalam Implementasi
Meskipun konsep circular economy menjanjikan, implementasinya dalam industri fast fashion menghadapi berbagai tantangan. Ini termasuk kompleksitas rantai pasok global, kurangnya infrastruktur daur ulang tekstil yang memadai di banyak negara, perilaku konsumen yang masih mengutamakan produk baru dan murah, serta keterbatasan pengetahuan dan sumber daya internal perusahaan.
Oleh karena itu, diperlukan penelitian untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengatasi tantangan ini guna merumuskan strategi optimalisasi rantai pasok yang sustainable dengan pendekatan circular economy
Bab 1 Proposal Skripsi Teknik Industri:
- Latar Belakang Masalah
- Rumusan Masalah
- Tujuan Penelitian
- Manfaat Penelitian
- Batasan Penelitian
- Metodologi Penelitian
- Sistematika Penulisan
Bab 2 Proposal Skripsi Teknik Industri:
- Pengertian dan Definisi
- Teori yang Relevan
- Penelitian Terdahulu
- Kerangka Pemikiran
- Hipotesis
- Model Penelitian
Judul Proposal Skripsi Teknik Industri lainnya:
Catatan:
Susunan dan Point tiap bab, mungkin berbeda tergantung kebijakan kampus masing-masing











